Hubungan politik antara PSI dan PDIP kembali menjadi sorotan setelah muncul tudingan mengenai upaya perekrutan kader dari partai lain. Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus mengaku pihaknya menerima informasi mengenai adanya upaya membujuk kader PDIP untuk bergabung ke PSI. Ia bahkan menyebut terdapat dugaan tawaran bantuan material kepada sejumlah kader di daerah.
Baca Juga: Bakom: Insentif SPPG Akan Disesuaikan dengan Jumlah Penerima Manfaat MBG
Pernyataan tersebut kemudian mendapat respons dari PSI. Pihak PSI membantah tuduhan adanya operasi pembajakan kader dan menegaskan bahwa fokus utama partai saat ini adalah memperkuat struktur organisasi hingga ke berbagai daerah. PSI juga menilai perpindahan kader antarpartai merupakan hal yang lazim dalam sistem demokrasi dan tidak dapat langsung disebut sebagai tindakan pembajakan politik.
Ketua PSI menyatakan siap memberikan pemahaman kepada elite PDIP mengenai cara pandang PSI terhadap mobilitas politik kader. Menurutnya, setiap individu memiliki hak politik untuk menentukan pilihan dan afiliasi politiknya tanpa tekanan dari pihak mana pun.
Baca Juga: Penyaluran MBG Dihentikan Sementara Selama Libur Sekolah, SPPG Dievaluasi Menyeluruh
Di sisi lain, PDIP menegaskan akan terus mengawasi berbagai upaya yang dinilai dapat memengaruhi kader partainya. Meski demikian, partai tersebut mengaku tidak merasa khawatir dan menyerahkan penilaian kepada publik terkait dinamika politik yang sedang berlangsung.
Pengamat politik menilai polemik ini mencerminkan meningkatnya persaingan antarpartai menjelang kontestasi politik berikutnya. Perebutan figur dan kader potensial dinilai menjadi salah satu strategi yang kerap muncul dalam upaya memperkuat basis dukungan partai.
Meski perdebatan terus berlangsung, kedua partai sama-sama menegaskan komitmen mereka untuk tetap berkompetisi dalam koridor demokrasi dan menghormati pilihan politik setiap warga negara.
source: Dituding Mau Bajak Kader Banteng, Ketua PSI Mau Kasih Paham Elite PDIP!












