Teknologi
World News

Neuralink Berhasil Tanam Implan Chip di Otak Pasien Kedua

PBTim Redaksi
5 Agustus 2024
3 Menit Baca
Neuralink Berhasil Tanam Implan Chip di Otak Pasien Kedua
Sponsored
Ad

Startup milik Elon Musk, Neuralink, berhasil mengimplan alat semacam chip ke pasien kedua mereka yang mampu membuat seseorang lumpuh bisa menggunakan perangkat digital hanya menggunakan pikiran.

Neuralink sedang dalam proses menguji alat mereka yang bertujuan membantu orang-orang memiliki cedera tulang belakang. Alat ini telah membantu pasien pertama bermain gim video, menjelajah internet, mengunggah di media sosial dan menggerakkan kursor di laptop.

Menurut pemberitaan Reuters, Musk, pada Jumat (3/8), memberi sedikit rincian tentang pasien kedua ini dalam sebuah podcast yang berlangsung selama delapan jam.

Dia mengatakan pasien kedua punya cedera tulang belakang seperti pasien pertama, penyebabnya adalah kecelakaan saat menyelam.

Musk bilang 400 elektroda implan pada otak pasien kedua berfungsi. Neuralink di situs resminya menyatakan bahwa implan menggunakan 1.024 elektroda.

"Saya tak ingin mengatakan hal buruk, tetapi tampaknya implan kedu berjalan sangat baik," ujar Musk ke pembawa acara podcast Lex Fridman.

"Ada banyak sinyal, banyak elektroda. Semuanya bekerja dengan sangat baik," ucap Musk lagi.

Musk tak mengungkap kapan pasien kedua Neuralink menjalani operasi implan alat. Namun dia mengatakan Neuralink akan menyediakan implan serupa kepada delapan pasien lagi tahun ini sebagai bagian dari uji klinisnya.

Pasien pertama, Noland Arbaugh, juga diwawancarai dalam podcast tersebut, bersama tiga eksekutif Neuralink, yang memberi rincian tentang cara kerja implan dan operasi yang dipimpin robot.

Sebelum Arbaugh menerima implannya pada Januari, ia menggunakan komputer memakai tingkat di mulutnya untuk mengetuk layar perangkat tablet. Arbaugh mengatakan dengan alat di otaknya dia kini hanya perlu memikirkan apa yang dia mau di layar komputer dan alat itu mewujudkannya.

Arbaugh menyebut alat ini membantunya mandiri dan mengurangi ketergantungan pada pengasuh.

Arbaugh juga bilang awalnya mengalami masalah setelah dioperasi, ketika kabel kecil implannya tertarik sehingga menyebabkan elektroda kehilangan sebagian besar kemampuan mengukur sinyal otak.

Neuralink menyatakan mereka telah memulihkan kemampuan implan untuk memantau sinyal otak Arbaugh dengan melakukan perubahan yang mencakup modifikasi algoritma agar lebih sensitif.

Arbaugh telah memperbaiki rekor dunianya sendiri soal kecepatan mengontrol kursor menggunakan pikiran.

"Hanya dengan sekitar 10, 15 persen elektroda yang berfungsi," jelas Musk di podcast tersebut.

PB

Tim Redaksi PUSAT BERITA ID

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan.

Baca Juga

Info Menarik

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
OASISTOGEL Login Slot GacorDYNASTY4DTOTO Situs Slot OnlineKAISAR4DTOTO Bandar TogelTARUMA4D Agen Slot QRISData Result SGPData Result SydneyData Result HKLive Draw SydneyLive Draw SGPLive Draw HKGrinScape BlogLihatBeritaTumble DigitalHanGukBooSatu BeritaGelora InfoYayasan Perguruan DiponegoroSekolah DiponegoroPMB MethodistMethodist 2 KisaranSMA DiponegoroSMA Negeri 2 KisaranSlot Gacor Hari IniSitus Judi Slot OnlineBandar Togel TerpercayaAgen Slot Deposit PulsaRTP Slot OASISTOGELRTP Slot KAISAR4DTOTORTP Slot DYNASTY4DTOTOOASISTOGEL Link AlternatifSlot Online TerpercayaLogin Oasistogel WapSitus Slot Gacor ThailandDYNASTY4DTOTO Platform SlotDaftar OasisTogelDynasty4DToto LoginKAISAR4DTOTO LoginOASISTOGEL Game OnlineOasistogel OfficialAgen Slot Gacor JackpotTebak Angka TerpercayaTARUMA4D Agen SlotKAISAR4DTOTO Situs SlotLink Alternatif DYNASTY4DSlot Gacor QRISOASISTOGEL Togel OnlineLink Alternatif OASISOASIS GROUP Slot TerbaikBandar Togel ResmiSlot Zeus GacorBandar Togel Hadiah 10 Juta