Temuan mengejutkan muncul dalam proses investigasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Tim investigasi melaporkan adanya sekitar 100 dapur MBG yang diduga fiktif setelah dilakukan pengecekan langsung terhadap alamat yang terdaftar dalam sistem.
Baca Juga: Iran Pertahankan Penutupan Selat Hormuz, Kaitkan dengan Serangan Israel ke Lebanon
Berdasarkan hasil penelusuran, sejumlah lokasi yang tercantum sebagai dapur penyedia makanan ternyata tidak ditemukan aktivitas operasional sebagaimana mestinya. Beberapa alamat bahkan diketahui mengarah ke area yang tidak memungkinkan digunakan sebagai dapur produksi, seperti kawasan hutan, lahan kosong, hingga area pemakaman.
Temuan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai validitas data dan proses verifikasi yang dilakukan sebelum lokasi-lokasi tersebut masuk dalam daftar mitra program. Tim investigasi menilai perlu adanya audit dan pengecekan menyeluruh untuk memastikan seluruh data yang digunakan dalam pelaksanaan MBG benar-benar akurat.
Baca Juga: Operasional MBG Terhenti Sementara, Pengelola Dapur SPPG di Jatim Kesulitan Penuhi Cicilan
Pihak terkait disebut tengah melakukan pendalaman terhadap temuan tersebut guna mengetahui apakah terjadi kesalahan administrasi, kelalaian dalam proses pendataan, atau adanya indikasi penyimpangan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Kasus ini menjadi perhatian karena program MBG merupakan salah satu program strategis pemerintah yang melibatkan anggaran besar dan ditujukan untuk meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat. Oleh karena itu, transparansi dan akurasi data dinilai menjadi aspek penting dalam menjaga efektivitas serta kepercayaan publik terhadap program tersebut.
source: Tim Investigasi Temukan 100 Dapur MBG Fiktif di Cilacap, Lokasi di Hutan hingga Kuburan












